Abu Deedat Syihab, MH
Tulisan ini berawal dari kisah seorang ibu muslimah, sebut saja Ibu (N), yang  diinjili oleh seorang misionaris kristen dari GBI yang mengaku bernama Yudi K. Awal pertemuan Ibu (N) dengan Misionaris/Pendeta Yudi K terjadi di bilangan Rawamangun. Ibu (N) mengira bahwa Yudi K adalah seorang muslim karena di dalam raknya terdapat Al Qur’an & Alkitab. Rupanya inilah strategi memancing ikan.
Dari pertemuannya dengan Yudi, kemudian Ibu (N) menuturkan kepada penulis (Abu Deedat) bahwa: (1) Menurut Al Qur’an wanita tidak akan masuk sorga. (2) Syeh Puji mengikuti Nabi Muhammad soal berpoligami. (3) Yesus sudah menjamin keselamatan & Muhammad tidak selamat, tidak ada jaminan keselamatan di dalam Islam. (3) Mengaku sudah bertemu & dialog dengan 95%  para ustad/kyai, semuanya tidak bisa menjawab.
 
Misionaris Yudi ini nampaknya sedang mimpi dan ngelindur mengatakan sudah dialog dengan 95% para ustad/kyai, dan katanya semuanya tidak bisa  menjawab. Apakah ia sudah melakukan penelitian berapa banyak jumlah ustadz/kyai di seluruh Indonesia? Berapa banyak yang sudah diajak dialog? Inilah ASBUN (asal bunyi) misionaris.
Ibu muslimah tersebut mengungkapkan setiap bertemu dengan misionaris Yudi selalu saja melecehkan Nabi Muhammad dan Al Qur’an serta menyanjung-nyanjung Nabi Isa bahwa Isa adalah tuhan Allah yang harus disembah dan diikuti oleh umat Islam. Para misionaris dalam melakukan aksi kristenisasi selalu menghina Islam dan melecehkan Nabi Muhammad, supaya umat Islam murtad.
Singkat cerita, Ibu N bertanya kepada temannya di pengajian, sebut saja Ibu T. Ibu T tersebut akhirnya menghubungi penulis (Abu Deedat) untuk dialog. Penulis  meluangkan waktu untuk dialog pada hari Selasa tanggal 26 November 2013 ba’da shalat Ashar. Alhamdulillah misionaris tersebut  datang  membawa  2 (dua) temannya  yang mengaku bernama Ev. Jojo  dan Ev. Heri. Dan disaksikan 4 orang, 3 orang muslimah (termasuk istri penulis) dan murid penulis (Sdr. Urip). Dialog dimulai pukul 16.00 WIB dan berakhir menjelang Magrib. Berikut hasil dialog dengan missionaris tersebut.
***
Pertama, Misionaris Kristen Yudi cs menyatakan bahwa dia ini orangnya kritis, katanya tahu tentang Islam. Mereka mengatakan bahwa di Kristen sudah dijamin  keselamatan lewat Tuhan Yesus. Sedangkan di Islam tidak ada jaminan tentang keselamatan, karena Muhammad belum selamat.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Penulis/Abu Deedat hanya bertanya 3 poin kepada Misionaris Yudi cs:
a). Apakah ada di dalam alkitab Bibel yang mengatakan kata Yesus; “aku adalah Tuhan sembahlah aku.” Kalau ada tolong tunjukkan ayatnya di Alkitab saudara.
b). Saudara Yudi cs yakin dengan disalibnya Yesus sudah tebus dosanya dan dijamin keselamatan. Tolong jawab jam berapa Yesus disalib menurut Alkitab Saudara?
c). Ketika Yesus hidup, yesus mengajarkan Injil di Bait Allah, injil yang mana dan bahasa apa Injil yang disampaikan Yesus ketika itu?
.. Selengkapnya bisa dibaca diedisi cetak
[Majalah Tabligh No.3/XI/2013]
http://tabligh.or.id